Dompu, NTB – Festival Kopi Dompu 2025 resmi dibuka dengan meriah di alun-alun kota Dompu pada pagi tadi. Acara ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan potensi kopi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan daerah.
Awal Mula Festival
Festival kopi Dompu pertama kali diinisiasi oleh para petani kopi bersama pemerintah daerah sebagai upaya memperluas jangkauan pasar. Seiring berjalannya waktu, acara ini semakin berkembang dan kini menjadi agenda tahunan.
Kegiatan tersebut didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang melihat potensi besar kopi Dompu untuk masuk ke pasar nasional maupun internasional.
Antusiasme Masyarakat
Warga Dompu menyambut festival ini dengan penuh semangat. Ribuan pengunjung memadati area festival sejak pagi, menikmati beragam sajian kopi khas yang ditawarkan.
Banyak pengunjung juga tertarik mencoba berbagai varian kopi yang dipamerkan oleh petani lokal, mulai dari kopi robusta hingga arabika dengan cita rasa khas Dompu.
Peran Petani Kopi
Petani kopi menjadi aktor utama dalam festival ini. Mereka tidak hanya menampilkan produk hasil panen, tetapi juga berbagi pengetahuan tentang teknik budidaya, pengolahan, hingga strategi pemasaran.
Melalui festival ini, para petani berharap bisa mendapatkan jaringan baru dengan pembeli besar dari luar daerah.
Dukungan Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen penuh mendukung pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan. Bantuan berupa bibit, pelatihan, hingga promosi ke berbagai pameran nasional menjadi bagian dari strategi besar tersebut.
Bupati Dompu dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kualitas kopi agar bisa bersaing di pasar global.
Kegiatan Festival
Festival Kopi Dompu tidak hanya berisi pameran produk, tetapi juga lomba barista, workshop penyeduhan, dan talkshow dengan pakar kopi nasional. Berbagai acara hiburan lokal juga menambah semarak suasana festival.
Selain itu, tersedia juga stand UMKM yang menampilkan produk makanan pendamping kopi, seperti kue tradisional dan camilan khas Sumbawa.
Dampak Ekonomi
Festival ini diyakini mampu meningkatkan perputaran uang di Dompu selama acara berlangsung. Hotel-hotel, penginapan, dan rumah makan ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
Hal ini menunjukkan bahwa kopi bisa menjadi pintu masuk penting bagi sektor pariwisata dan perdagangan daerah.
Promosi Digital
Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, festival kali ini juga gencar dipromosikan melalui media sosial. Hashtag #KopiDompu2025 menjadi trending di tingkat regional NTB.
Dengan promosi digital, para petani kopi berharap brand kopi Dompu lebih dikenal oleh generasi muda pecinta kopi.
Kolaborasi dengan UMKM
UMKM lokal turut meramaikan festival dengan menghadirkan produk-produk kreatif berbahan dasar kopi, seperti sabun kopi, cokelat kopi, hingga parfum kopi.
Kehadiran UMKM ini memberi nilai tambah dan memperluas manfaat ekonomi dari festival.
Harapan Masa Depan
Festival Kopi Dompu diharapkan tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi kopi Dompu masuk ke pasar internasional.
Pemerintah daerah menargetkan ekspor kopi Dompu ke beberapa negara Asia dan Eropa dalam lima tahun mendatang.
Baca Juga :
Dompu Kembangkan Pertanian Jagung dan Peternakan, Jadi Andalan Pulau Sumbawa
Kesimpulan
Festival Kopi Dompu 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat branding kopi lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Peran petani, dukungan pemerintah, serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan acara ini.
Dengan kerja sama yang solid, kopi Dompu berpeluang besar menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia di pasar dunia.




