
Mataram, Nusa Tenggara Barat — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sedang mematangkan rencana pembangunan jaringan irigasi tersier di sejumlah daerah. Program ini diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Fokus pada Daerah Pertanian
Pemprov NTB memprioritaskan pembangunan di wilayah yang memiliki potensi pertanian tinggi. Lokasi sasaran dipilih berdasarkan kebutuhan irigasi dan luas lahan yang tersedia.
Data lapangan telah dikumpulkan untuk memastikan pembangunan tepat sasaran dan efektif.
Tujuan Pembangunan
Jaringan irigasi tersier berperan penting dalam mengalirkan air dari saluran sekunder ke lahan pertanian. Keberadaannya akan memudahkan petani mengatur pasokan air.
Selain itu, irigasi yang baik dapat mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.
Proses Perencanaan
Proses perencanaan melibatkan dinas teknis, pemerintah kabupaten, dan kelompok tani. Diskusi bersama dilakukan untuk menyerap aspirasi dan masukan dari pihak yang akan memanfaatkan irigasi.
Hasil musyawarah digunakan sebagai dasar penyusunan desain teknis.
Baca Juga : 300 Rumah Tangga Miskin Ekstrem di NTB Terima Bantuan Subsidi Listrik dari Pemprov
Pendanaan Proyek
Pembangunan irigasi tersier ini akan menggunakan dana APBD Provinsi NTB dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Pemerintah berkomitmen memastikan penggunaan anggaran berlangsung transparan dan akuntabel.
Dukungan Teknis
Tim teknis dari Dinas PUPR akan mendampingi proses pembangunan sejak awal hingga selesai. Mereka akan memastikan standar konstruksi sesuai dengan pedoman.
Pengawasan berkala dilakukan untuk menjamin kualitas pekerjaan di lapangan.
Dampak Ekonomi
Peningkatan infrastruktur irigasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Petani dapat meningkatkan hasil panen dan memperluas lahan garapan.
Ketersediaan air yang stabil juga memungkinkan petani menanam lebih dari satu kali dalam setahun.
Pelibatan Masyarakat
Pemerintah mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan dan perawatan irigasi. Kelompok tani akan diberi pelatihan untuk mengelola jaringan setelah selesai dibangun.
Keterlibatan ini diharapkan menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.
Integrasi dengan Program Lain
Pembangunan irigasi tersier akan diintegrasikan dengan program pemberdayaan petani dan peningkatan teknologi pertanian.
Langkah ini memastikan manfaat irigasi dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan.
Target Penyelesaian
Pemprov NTB menargetkan sebagian besar jaringan irigasi selesai dibangun dalam satu tahun anggaran.
Pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas wilayah.
Harapan Pemerintah
Dengan adanya jaringan irigasi tersier yang memadai, diharapkan produktivitas pertanian meningkat signifikan.
Pemerintah optimistis program ini akan berkontribusi pada ketahanan pangan dan kesejahteraan petani NTB.








