
Kekurangan Ruang Belajar
Menurut pihak sekolah, jumlah murid terus bertambah, sementara ruang kelas yang tersedia tidak sebanding. Beberapa ruang kelas yang ada pun kondisinya sudah tidak layak pakai.
“Kami terpaksa menggunakan mushalla agar anak-anak tetap bisa belajar. Kalau tidak, mereka harus bergantian masuk sekolah,” kata salah satu guru SDN Sumer Payung.
Tantangan Proses Belajar
Kondisi belajar di mushalla tentu tidak ideal. Siswa kerap terganggu dengan aktivitas ibadah maupun kegiatan warga sekitar. Selain itu, fasilitas meja dan kursi juga terbatas, membuat anak-anak harus belajar dalam keadaan seadanya.
Respons Pemerintah
Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa mengaku telah menerima laporan terkait kondisi SDN Sumer Payung. Pihaknya berjanji akan melakukan verifikasi lapangan dan mengusulkan pembangunan ruang kelas baru dalam anggaran tahun mendatang.
“Kami akan prioritaskan sekolah-sekolah yang darurat ruang kelas, termasuk SDN Sumer Payung,” ujar perwakilan Disdik setempat.




