Dalam praktiknya, ibu-ibu biasanya berkumpul untuk saling membantu, terutama saat ada acara besar seperti pernikahan, syukuran, atau kegiatan adat lainnya. Oleh karena itu, tradisi ini menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Sejarah dan Makna Nuja Rame
Tradisi Nuja Rame sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Kata “Nuja” berarti bekerja, sementara “Rame” menggambarkan suasana ramai dan penuh kebersamaan. Dengan demikian, tradisi ini melambangkan semangat kerja kolektif yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain membantu meringankan beban keluarga yang memiliki hajatan, Nuja Rame juga menegaskan peran penting perempuan dalam menjaga harmoni sosial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah berbagi cerita, pengalaman, hingga resep masakan tradisional khas Sumbawa.
Rangkaian Kegiatan dalam Nuja Rame
Ketika ada acara besar, ibu-ibu datang ke rumah yang punya hajat membawa perlengkapan sederhana. Selanjutnya, mereka memasak bersama, menyiapkan hidangan, hingga merapikan tempat acara. Semua dilakukan dengan sukarela tanpa mengharapkan imbalan.
Selain itu, dalam proses Nuja Rame selalu ada canda tawa, nyanyian, dan kisah yang menambah kehangatan. Dengan begitu, acara hajatan pun terasa lebih hidup karena nuansa kekeluargaan yang kental.
Baca Juga : Dompu Dilanda Angin Kencang, Puluhan Rumah Rusak di Pulau Sumbawa
Nilai Sosial dan Budaya
Nuja Rame bukan hanya tentang bekerja bersama. Lebih dari itu, tradisi ini menanamkan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian. Ibu-ibu yang terlibat merasa memiliki tanggung jawab moral untuk saling mendukung.
Pada akhirnya, tradisi ini membentuk karakter masyarakat yang tidak mudah individualistis. Dengan adanya Nuja Rame, masyarakat Sumbawa mampu menjaga ikatan sosial yang kuat meskipun zaman terus berubah.
Tantangan di Era Modern
Seiring perkembangan zaman, sebagian generasi muda mulai jarang terlibat dalam tradisi ini. Rutinitas kerja, pendidikan, serta pengaruh gaya hidup modern membuat partisipasi semakin menurun. Namun demikian, para tokoh adat terus mendorong pelestarian Nuja Rame melalui kegiatan budaya dan festival lokal.
Jika tradisi ini terus dipertahankan, maka Nuja Rame akan tetap menjadi identitas khas masyarakat Sumbawa sekaligus warisan berharga untuk generasi mendatang.





