
Sumbawa, NTB — Warga Lape Sumbawa meninggal digigit anjing rabies dalam sebuah insiden yang memicu kekhawatiran masyarakat setempat. Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit rabies yang masih menjadi ancaman serius di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Menurut informasi yang dihimpun, korban sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis setelah digigit anjing yang menunjukkan gejala rabies. Namun, kondisinya memburuk dan akhirnya nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Rabies Masih Jadi Ancaman di NTB
Rabies merupakan penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan hewan, terutama anjing. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mencatat bahwa wilayah NTB termasuk daerah yang rawan kasus rabies.
Pihak pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat agar segera melakukan vaksinasi anti rabies (VAR) jika mengalami gigitan hewan yang dicurigai terinfeksi. Vaksinasi dan penanganan dini menjadi langkah penting untuk menyelamatkan nyawa.
Upaya Pencegahan Rabies
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga menekankan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Dengan vaksinasi, potensi penyebaran virus rabies bisa ditekan secara signifikan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait bahaya rabies dan tata cara penanganan darurat setelah gigitan juga terus digencarkan.
Imbauan Kepada Masyarakat
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk:
-
Segera melapor jika ada kasus gigitan hewan.
-
Membawa korban gigitan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi.
-
Tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan.
Baca Juga : Dompu Pulau Sumbawa Galakkan Vaksinasi Ternak untuk Tekan Wabah PMK
Kasus warga Lape Sumbawa meninggal digigit anjing rabies ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa rabies adalah penyakit yang bisa dicegah bila masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi dan penanganan medis segera.




